Memunculkan Compliant Test di Ubiquiti

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat pagi teman – teman
Alhamdulillah masih dikasih kesempatan untuk sharing pengalaman tentang networking

Kali ini kita akan sharing tentang cara memunculkan compliant test di produk Ubiquiti khususnya PBM5AC dan PBM5-400 yang saya praktekkan langsung. Produk Ubiquiti yang saya coba itu menggunakan AirOS 8.0.2 dan firmwarenya menggunakan seri WA dan XC.

Nah compliant test itu sendiri bermanfaat untuk memilih frekuensi dengan bebas untuk memaksimalkan power radio link kita karena jika kita memilih country tertentu maka frekuensi yang akan tampil juga terbatas sesuai aturan di negara masing – masing.

Penting untuk diketahui dan diingat teman – teman, selalu gunakan frekuensi yang ditetapkan oleh pemerintah supaya terhindar dari sanksi hukum yang berlaku di negara kita tercinta ini.

OK, lets get started . . .

Pastikan teman – teman telah menyalakan perangkat Ubiquiti dan bisa ping dari laptop ke perangkat radio Ubiquiti yang IP defaultnya 192.168.1.20

Setelah memastikan bisa ping, kemudian teman – teman lakukan ssh ke perangkat radio linknya, bisa menggunakan putty di windows atau open-ssh di linux.

Jika teman – teman telah berhasil masuk ke perangkat radio link menggunakan ssh, teman – teman mesti mengecek dulu code negara yang digunakan saat ini oleh perangkat radio link teman – teman seperti di bawah ini

cat /tmp/system.cfg | grep code

Jika telah mengetikkan perintah di atas maka akan muncul seperti di bawah

radio.1.countrycode=32
radio.countrycode=32
32 adalah kode untuk negara argentina sedangkan 5000 adalah kode untuk compliant test

Nah sekarang kita akan mengubah konfigurasi dari system.cfg dan running.cfg dengan cara seperti di bawah ini

sed -i ‘s/countrycode=32/countrycode=5000/g’ /tmp/system.cfg

sed -i ‘s/countrycode=32/countrycode=5000/g’ /tmp/running.cfg

Jika telah mengubah kedua file tersebut teman – teman lakukan save dan reboot perangkat radio linknya dengan cara ketik di bawah ini

save

reboot

Setelah restart perangkatnya, teman – teman silakan akses kembali perangkat radio link melalui web browser dan silakan cek di pilihan frekuensi.

Nah untuk hasilnya mungkin ada yang berhasil dan tidak, untuk itu mari kita berdiskusi di kolom komentar.

Mungkin segitu dulu teman – teman sharing kita kali ini, semoga bermanfaat untuk kita semua dan ingat selalu gunakan frekuensi yang telah diatur oleh pemerintah kita.

Sampaikan ketemu di sharing – sharing berikutnya.
Jika ada kekurangan dalam tulisan ini, itu murni dari saya pribadi sebagai manusia dengan segala keterbatasan dan jika ada yg benar itu pasti datang dari Yang Maha Benar.

Wassalamualaikum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *